Minggu, 06 Maret 2016

(Re)Prolog


Setiap kali membuat blog baru selalu timbul perasaan akan prestasi dan keberhasilan. Hal ini menunjukkan bahwa saya memiliki kapasitas untuk berpikir kreatif, setidaknya kreativitas dalam membuat blog dan menentukan hal-hal yang tidaklah mudah untuk ditentukan seperti: penamaan, konten, provider blog yang digunakan, desain blog, dan maksimalisasi kemanfaatan dari sebuah blog tersebut.

Di sisi lain, blog lama saya telah ditinggalkan dikarenakan sebuah alasan sederhana: lupa password. Oh ya, saya juga hobi membuat email account baru. Puluhan. Email. Account. Baru. Entah itu untuk email yang dikhususkan untuk gaming, klonengan, atau hanya sekedar stalking mantan (gebetan) di facebook yang terkadang saya heran kenapa masih belum meng-accept friend request saya. Jadi, bisa dibilang saya tidak konsisten dalam menjaga hobi saya. Pantesan, jomblo... (setidaknya ketika saya menulis mengetik artikel ini, belum ada wanita muda dengan paras indah yang menyatakan hasrat cintanya kepada saya)

Gambar 1. More like, bored? picture from Happinesswala

Gimana, yah? Terkadang saya heran dengan diri saya sendiri, ketika tidak memiliki kemampuan untuk konsisten terhadap apa yang saya lakukan. Saya juga punya banyak hobi yang tidak ada hubungannya. Seperti hobi baru saya, nyeduh kopi. Sebagai mahasiswa psikologi semester dua belas, sebuah kewajiban bagi saya memahami kepribadian saya. Ternyata, dalam tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI), saya dijabarkan sebagai seorang ENFP. Komunikatif, menyenangkan, menganggap dunia ini sangat menarik, dan bosenan. Padahal beberapa tahun yang lalu, saya itu seorang ENTJ dan INFP. Kesimpulan sementara, kepribadian bisa berubah, atau MBTI agak fluktuatif dalam membaca kepribadian? Satu hal yang saya pelajari, setiap orang punya trait kepribadian yang tak bisa berubah. Kayak kucing dengan sifat yang galak, mau ngebentuk dengan teknik operant conditioning kayak apapun juga kalo udah galak ya galak. Didn't I tell you I am also a cat lovers?

Anyway! Seseorang bertambah tua ketika menyadari bahwa apa yang ditampilkannya di internet merupakan self brand dari representasi dirinya kepada orang lain. Hal ini penting karena tidak hanya teman terdekat saja yang akan melihat apapun yang kita unggah ke internet, tapi juga orang-orang dengan berbagai kepentingan seperti kolega, perusahaan, headhunter, sales person, atau secret admirer (cuih, kayak punya...).

Oleh karena itu, untuk memudahkan anda-para pembaca-dalam memahami diri saya, maka blog ini saya persembahkan untuk mencatat segala pengalaman, opini, dan curhatan yang seringkali terlintas di benak saya.

Bila anda seorang sales, blog ini akan membantu anda mengidentifikasi kebutuhan saya. Atau untuk membuat produk anda saya butuhkan. Jadi tolong, jangan berikan saya sesuatu yang tidak saya butuhkan. If you're lying, beware.. I can read your mind.

That's all folks! Selamat kepo. ;-)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar